Momen pertama kali kembali bekerja setelah melahirkan sering kali meninggalkan perasaan campur aduk. Itulah yang dirasakan Shenina Cinnamon saat harus meninggalkan putra pertamanya, Segara Nadi Aksatama, untuk sementara waktu. Meski hanya sebentar, rasa khawatir dan berat hati tetap muncul. Namun, ada tanggung jawab pekerjaan yang juga harus dijalani.
Lewat utas di akun media sosialnya, istri Angga Yunanda ini berbagi pengalaman tersebut. Ia mengaku deg-degan, tetapi bersyukur karena Segara sangat pengertian. "Kemarin pertama kalinya kembali bekerja after melahirkan. Rasanya campur aduk banget, degdegan ninggalin anak walaupun cuma sebentar. Tapi alhamdulillah Segara sangat pengertian," tulisnya.
Strategi agar tetap bisa direct breastfeeding
Bagi Shenina, memberikan ASI langsung atau direct breastfeeding (DBF) tetap menjadi prioritas. Ia pun menyiasatinya dengan menyusui Segara sebelum berangkat kerja. "Sempet dbf sebelum event," ujarnya. Setelah itu, ia baru beranjak pergi saat Segara sudah tertidur. Selama ia bekerja, Segara ditemani oleh sang ayah, Angga Yunanda.
Salah satu trik yang ia bagikan adalah memilih kamar yang lokasinya dekat dengan tempat acara. Dengan begitu, ia tidak perlu menempuh perjalanan jauh setelah pekerjaannya selesai dan bisa lebih cepat kembali kepada buah hatinya. "Aku tinggal pas udah bobo trs ke venue (aku booking kamar deket venue)," tuturnya.
Tak disangka, selama acara berlangsung, Segara justru tidur pulas ditemani sang papa. Begitu acara selesai, Shenina langsung berlari ke kamar dan mendapati Segara sudah bangun, siap untuk DBF. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada suami dan anaknya. "Anak mama baik sekali, terima kasih udah nemenin mama kerja kemarin ya papa & Segara," kata perempuan berusia 27 tahun itu.
Respons warganet dan pelajaran berharga
Cerita Shenina mendapat banyak komentar dari warganet yang merasakan hal serupa. Banyak yang menilai apa yang dilakukannya wajar bagi seorang ibu. "Itulah naluri seorang ibu, apalagi kalau DBF bondingnya lebih kuat. Semangat para ibu yang berjuang buat anaknya," tulis salah satu akun. Ada pula yang berbagi pengalaman menangis selama perjalanan ke kantor karena harus berpisah dari bayi. "Kelihatannya lebay tapi semua ibu ngerasain itu kalau jauh dari anak," ujarnya.
Pengalaman Shenina mengajarkan bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan pasangan, ibu bekerja tetap bisa memberikan ASI langsung. Kuncinya adalah komunikasi dengan pasangan, memanfaatkan waktu sebelum berangkat, dan memilih lokasi yang strategis agar bisa segera kembali ke buah hati.
Perayaan satu bulan Baby Segara
Sebelumnya, Shenina dan Angga merayakan satu bulan kelahiran Segara. Mereka menghias ruangan dengan balon angka 1 dan kue bertuliskan '1 Month'. "Laut kecil kami berusia satu bulan hari ini. Kami mencintaimu Segara," tulis Angga di Instagram. Meski begitu, keduanya konsisten menjaga privasi sang putra dengan tidak memperlihatkan wajahnya ke publik.
Kisah Shenina ini bisa menjadi inspirasi bagi para ibu yang akan kembali bekerja. Dengan sedikit kreativitas dan dukungan keluarga, momen menyusui tetap bisa berjalan lancar.